[30 HMA] Android Iku Opo ???

Minggu, 29 November 2009
Android adalah...
Android adalah...
Minggu pertama dalam masa 30 HMA ini, saya masih berkecimpung dengan tulisan-tulisan berbau Android. Memusingkan memang, selain ukurannya yang tebel buku itu juga berbahasa Inggris semua :( Liat aja buku yang saya pajang di sebelah kanan ini, itu semua referensi saya. Tapi saya tetep semangat buat mempelajarinya, ya walaupun sering guling-gulingan juga karena males :). Oke, mungkin saya akan share apa yang saya pelajari seminggu ini. Semoga dapat menjadi refrensi bagi rekan-rekan sekalian yang ingin mengetahui lebih jauh tentang android ini, untung-untung ada yang mau nemenin saya mendalami android.


Apakah Android Itu? - Handphone dari google-kah ??
Beberapa bulan sebelum Google merilis Android SDK (Software Development Kit) banyak beredar rumor tentang Gphone. Sebuah handphone yang diisukan bakal diluncurkan oleh google untuk menyediakan komunikasi gratis bagi penggunanya.


Ilustrasi GPhone
Ilustrasi GPhone

Tapi pada 5 November 2007, Andy Rubin (Direktur Platform Mobile Google) mengumumkan:


“[The] Android [Platform] – is more significant and ambitious than a single phone.”
Android terlalu signifikan dan ambisius dari pada hanya sebuah telepon

Seminggu setelahnya google bersama Open Handset Alliance (OHA) yaitu konsorium perangkat mobile terbuka mengumumkan satu set lengkap perangkat lunak mobile: Sistem Operasi, middleware, dan aplikasi kunci. Namun apa yang diluncurkan ini bukanlah produk final, melainkan sebuah SDK (Software Developmen Kit) versi pertama sebagai alat bantu dan API yang diperlukan untuk mengembangkan aplikasi pada paltform Android menggunakan bahasa pemrogaraman Java. Pada SDK versi awal ini banyak dari pengembang mengeluhkan banyak terdapat bug dan dokumentasi terbatas yang dimiliki android. Tetapi mayoritas mengatakan android tidak buggier dibandingkan sistem operasi lainnya pada versi ini.
Anatomi Android
Diagram berikut menunjukkan komponen utama dari sistem operasi Android.
Anatomi Android
Linux Kernel

Seperti tampak pada diagram, bahwasanya android dibangun diatas Kernel Linux. Dimana kernel yang digunakan kernel linux 2.6. Tapi sebenernya android BUKANLAH linux, karena pada android tidak terdapat paket standar yang harus dimiliki linux. Seperti kita ketahui bahwasanya Linux merupakan sistem operasi terbuka yang handal dalam hal management memori dan proses. Sehingga pada android hanya terdapat beberapa service linux yang diperlukan seperti keamanan, manajemen memori, manejemen proses, jaringan dan driver. Seperti tampak pada gambar Linux menyediakan driver Layar, Kamera, Keypad, Kamera, WiFi, Flash Memory, Audio, dan IPC (Interprocess Communication) untuk mengatur aplikasi dan lubang keamanan.

Libraries

Android menggunakan beberapa paket library yang terdapat pada C/C++. Pada Sistem library C ini berdasarkan Berkeley Software Distribution (BSD) yang disetting (kira-kira setengah dari yang aslinya) untuk tertanam pada perangkat yang berbasis linux. Beberapa library diantaranya:
  • Media library untuk memutar dan merekam berbagai macam format audio dan video.
  • Surface Manager untuk mengatur akses kelayar dari berbagai aplikasi
  • Graphic library termasuk didalamnya SGL dan OpenGL, untuk tampilan 2D dan 3D
  • SQLite untuk mengatur relasi database yang digunakan pada aplikasi
  • SSL dan WebKit untuk browser web dan keamanan internet
Android Runtime

Yang membedakan Perangkat Android dibandingkan dengan perangkat lain yang juga mengimplemtasikan Linux adalah pada Android Runtime. Termasuk didalamnya core library dan Dalvik Virtual Machine, Android run time adalah mesin virtual yang membuat aplikasi menjadi lebih tangguh bersama beberapa library membentuk kerangka aplikasi android.
  • Library inti, Android dikembangkan melalui bahasa Java, tapi Dalvik bukanlah mesin virtual Java. Library inti android menyediakan hampir semua fungsi yang terdapat pada library java serta library khusus android.
  • Mesin Virtual Dalvik, merupakan mesin virtual yang akan mengeksekusi file dalam format Dalvik Executable (*.dex). Dengan format ini Dalvik akan mengoptimalkan efisiensi penyimpanan dan pengalamatan memori pada file yang dieksekusi. Mungkin untuk dalvik akan saya bahas lebih detail dikemudian hari
Application Framework

Kerangka aplikasi menyediakan kelas-kelas yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. Selain itu juga menyediakan abstraksi generik untuk mengakses perangkat serta mengatur tampilan user interface dan sumber daya aplikasi.

Application Layer

Inilah yang membuat android begitu spesial dibandingkan dengan Sistem operasi lainnya. Pada android semua aplikasi baik aplikasi inti (native) maupun aplikasi pihak ketiga berjalan pada aplkasi layar dengan menggunakan librari API yang sama. Aplikasi layar sendiri berjalan dalam Android runtime dengan menggunakan kelas dan service yang tersedia pada Framework aplikasi.

Dari "jeroan" android inilah, android memiliki beberapa feature, diantaranya:
  1. Tampilan Handset : Android dapat menyesuaikan dengan layar lebih besar, VGA, grafis 2D, grafis 3D berdasarkan spesifikasi OpenGL ES 1,0 dan tampilan pada smartphone tradisional.
  2. Penyimpanan : Dengan menggunakan program SQLite untuk penyimpanan dan pengolahan data
  3. Konektifitas : Android mendukung teknologi koneksi seperti GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, dan WiFi.
  4. Perpesanan : SMS dan MMS untuk menangani masalah perpesanan termasuk didalamnya semua pesan berbasis teks.
  5. Browser web : Browser Web terdapat pada android berbasikan WebKit.
  6. Dukungan Java : Aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java dapat dikompilasi dan dijalankan melalui Mesin Virtual Dalvik.
  7. Dukungan Media: Android mendukung format audio/video seperti H.263, H.264 (3GP atau MP4), MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB (pada 3GP), AAC, HE-AAC (pada MP4 atau 3GP), MP3, MIDI, OGG Vorbis, MAV, JPEG, PNG, GIF, BMP.
  8. Dukungan Perangkat Tambahan : Android dapat memanfaatkan Kamera, Layar Sentuh, accelerometers,Magnetometers, Akselerasi 2D (dengan perangkat Orentasi, Scalling, konversi format piksel) dan Akselerasi grafis 3D.
  9. Market : Seperti kebanyakan Handphone yang memiliki tempat penjualan aplikasi, Market pada android merupakan katalog aplikasi yang dapat di download dan di install pada Handphone melalui internet.
  10. Mutli-touch : yaitu kemampuan layaknya iphone yang dapat menggunakan dua jari atau lebih untuk beriteraksi dengan perangkat.
Sejak tahun 2007 google telah merilis beberapa versi android, dan terdapat versi final android sebagai penyempurnaan dari versi sebelumnya. Seperti pada ubuntu, untuk setiap versi diberi nama unik tersendiri untuk setiap versinya. Misal Ubuntu menggunakan nama-nama binatang untuk setiap versinya ex: ubuntu 9.10 atau Karmic Koala. Adapun pada Android menggunakan nama-nama berdasarkan Kue, adapun versi android yang sudah dirilis sebagai berikut.

Cupcake

versi 1.5, dirilis pada 30 April 2009 diberi nama Cupcake
versi 1.6, dirilis pada 15 September 2009 diberi nama Donut


Donut
Donut


versi 2.0, dirilis pada 26 Oktober 2009 diberi nama Eclair

Eclair
Eclair

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan pesan, atau komentar anda. saya menghargai komentar anda